Aceh yang terkenal dengan penerapan syariat islam, tidak menutup diri bagi kalangan manapun, baik wisatawan lokal, nasional, dan mancanegara. Aceh dan cina telah menjalin hubungan yang sanagt erat sejak abad ke 17. Penanyong adalah suatu nama tempat yang terletak dikota banda aceh antara etnis Cina, dan masyarakat Aceh. Karena bisa kita lihat dengan berdirinya tempat peribadatan muslim maupun non muslim. Seperti masjid, vihara, dan gereja mereka terlihat rukun damai meski berbeda tradisi
Peunayong berasal dari kata Peumayong yang berarti tempat berteduh, karena pada tempo dulu daerah ini banyak ditumbuhi pohon-pohon besar yang sangat rimbun sampai ke daerah Ujong Peunayong (saat ini Gampong Lampulo) yang menjadi tempat persinggahan. Berawal dari sinilah masyarakat menjuluki kata Peumayong menjadi Peunayong, hal ini disebabkan oleh kesalahan dalam pengejaan kata oleh sebagian besar masyarakat sehingga lebih mudah menyebutnya Peunayong. Penyebutan ini terus melekat dan menjadi kebiasaan bagi masyarakat setempat dan sekitarnya. Ada beberapa tempat di Peunayong yang memiliki daya tarik wisata dan banyak dikunjungi oleh wisatawan. Salah satunya adalah “Rex Peunayong”.
Rex Peunayong adalah sebuah kawasan terbuka dan telah menjadi sebuah tempat yang sangat strategis dan ramai dikunjungi oleh masyarakat Aceh dan pengunjung lainnya untuk menikmati suasana malam di Banda Aceh, sekaligus menikmati berbagai makanan khas Aceh, pertokoan dan penginapan
Pada zaman kepemimpinan Sultan Iskandar Muda daerah ini dijadikan sebagai kota kawasan ini digunakan sebagai daerah transit bagi tamu-tamu yang datang ke Aceh. Jadi sebelum para tamu ini bertemu dengan sultan, mereka bisa beristirahat sejenak di Peunayong. Dari segi bahasa pun Peunayong berarti daerah yang dipayungi atau dilindungi oleh sultan kawasan ini dinamakan tempat “spesial”. Julukan spesial karena Sultan memberikan rasa aman kepada para tamu yang datang ke daerah ini, bahkan tak jarang Sultan juga menjamu para tamu kerajaan yang datang dari Eropa maupun Tiongkok.
Lain halnya sekarang, sebagian besar bangunan Rex ini sudah di buat kanopi sehingga pengunjung bisa menikmati suasana baik siang maupun malam. Namun kalau hujan pengunjung tidak basah seperti ini, tempat ini dibuka dari jam 16.00 – 12.30 wib.
Rex Peunayong yang dulunya dimanfaatkan oleh sejumlah masyarakat kota untuk berjualan di kala malam, kini telah menjadi pusat jajanan di ibukota Provinsi Aceh. Pemerintah Kota Banda Aceh membangun pusat jajanan Rex Peunayong ini agar dapat menjadi media utama dalam rangka promosi jajanan masakan aceh,
Salah satu penjual makanan dikawasan rex penanyong adalah ibu lin yang menjual nasi goreng yang berasal dari padang. Selain ibu lin, disini juga banyak kuliner lain yang disediakan dari kerang rebus, sate matang, gulai bebek dan kuliner lainnya.Beliau sudah menjual nasi semenjak 16 tahun setelah peresmian rex penanyong pada tahun 2009, Yang dulu kawasan ini pernah diterjang tsunami pada tahun 2004.
Dengan dibangunnya pusat jajanan Rex Peunayong ini diharapkan perekonomian masyarakat Kota Banda Aceh akan lebih berkembang dari sebelumnya, sehingga masyarakat kota lebih sejahtera. Selain itu tempat ini akan dinikmati dan menjadi alternatif tempat jajanan warga kota dan para pendatang yang datang ke Banda Aceh sebagai salah satu kota tua di dunia yang memiliki berbagai potensi budaya, terutama adalah kuliner tradisional.

No comments:
Post a Comment