Blangpidie
- Masyarakat di Aceh masih sangat menjaga tradisi-tradisi yang ditinggalkan
oleh leluhurnya. Beberapa di antara seperti tradisi meungang, tot lumang,
kenduri bungong kaye, kanduri blang, dan kanduri laut.Selain itu, ada juga
tradisi kenduri kuburan atau di Aceh disebut kenduri Jirat. Tradisi kenduri
kuburan dilaksanakan dalam setahun satu kali dan dilaksanakan tidak serentak,
melainkan dijadwalkan dalam satu hari satu komplek kuburan per Desa.
Di
kecamatan Blangpidie tepatnya digampong kuta tinggi tradisi ini masih dilakoni
oleh masyarakat setempat hingga saat ini. tidak hanya didaerah ini saja yang melaksanakan acra ini tapi disejumlah daerah laian juga masih mempertahankan tradisi ini seperi Aceh Barat, Nagan R
"Ini
sudah menjadi tradisi tiap tahunnya di Abdya, melaksanakan kenduri kuburan.
Kenduri kuburan merupakan tradisi nenek monyang orang Aceh dalam rangka
mendoakan dan mengunjungi kuburan orang-orang yang telah lebih dulu meninggal
dunia,” ujar suhaini.
Tetapi sebagian pendapat acara
kenduri kuburan ini mubazir karena Cuma membuang buang makan dan membuang
waktu, padahal acara kenduri kuburan itu tidak membuang makanan, hanya saja masyarakat
Cuma mengantar nasi satu rantang dan makanan lainnya dan makan bersama keluarga
yang mengikuti acara kenduri kuburan. Pada saat terakhir acara para anggota
masyarakat membukus nasi di dalam daun atau sring disebut ”Bu Kulah” ini lah
suatu tanda apabila para tamu yang berdatangan diacara ini akan dibagi satu
persatu oleh panita acara, sebagai bukti baru pulang diacara kenduri kuburan.
Adapun
momen yang menjadi inti dari acara ini adalah ketika melakukan doa bersama
dengan keluarga di atas kuburan dan membasuh muka dengan sisa air yang telah
dibumbuhkan sejumlah bunga wangi untuk penyiraman di atas kuburan sembari
membacakan doa. Momen membaca ayat Kursi dan membasuh muka denga air sisa
penyiraman dimakam, mungkin menjadi salah satu momen yang tidak mau dilewati
oleh masyarakat. Ini merupakan salah satu momentum mengenang dan memberikan doa
kepada orang-orang tercinta yang sudah lebih dahulu menghadap yang maha kuasa,

No comments:
Post a Comment