Banda Aceh - Masjid Oman adalah nama resmi dari masjid
Agung Al-makmur adalah salah satu tempat wisata religi yang beralamat dijalan
Tgk. H.M Daud Bereueh didesa lamprit. Dan masjid ini juga kerap disebutkan
dengan masjid lamprit.
Masjid agung Al-makmur juga menjadi salah satu saksi
bisu dahsyatnya tsunami yang melanda Aceh pada 11 tahun tahun silam. Dengan
adanya tugu peringatan tsunami, bantuan dari negara jepang. Ini merupakan tugu
ke 6 dari banyaknya tugu peringatan tsunami yang dibangun dibanda aceh. Namun
sayangnya tugu ini terletak disudut pagar masjid sehingga tidak terlalu
diperhatikan. Perbaikan masjid masjid Al-makmur dilakukan oleh pemerintah oman.
Masjid Agung ini dibangun oleh sultan Qabus bin said dari negara kesultanan Oman
yang difasilitasi oleh Dr. Helmi Bakar dan Hilal merah masjid Indonesia.
Pada tahun 2009 sekaligus peresmian masjid agung Al
makmur dan dihadiri oleh wali kota banda Aceh Alm. Ir.Mawardy Nurdin, dan wakil
gubernur Aceh Muhammad Nazar dan kepala perwakilan oman di Indonesia. Masjid agung Al makmur
dengar arsitektur layaknya bangunan ditimur tengah itu menghabiskan dana
sebasar 1.3 juta US dollar atau sekitaran Rp 17 milyar yang seluruh nya
merupakan bantuan kesultanan Oman.
Awalnya masjid ini diberi nama masjid agung Al-makmur
sultan Qabus bin said akan tetapi menjelas peresmian oleh kepala perwakilan
negara kesultanan Oman meminta agar nama sultan Qabus bin said tidak
dicantumkan, sehinnga nama masjid ini disebut masjid Agung Al-makmur saja,
karena sultan sendiri mengatakan pemberian ini adalah iklas dan tidak perlu
dihubungkan dengan namanya. Walaupun dengan demikian, karena masjid ini
dibangun oleh pemerintah Oman banyak masyarakat dengan mudah menyebutnya dengan
nama “masjid Oman’.
Masjid Agung Al- Makmur dapat menampung sekitaran 2000
jamaah, masjid ini memiliki 2 menara dan 1 kubah yang menjadi masjid ini
terlihat seperti masjid ditimur tengah. Masjid ini terdiri dari 3 lantai,lantai
masjid dilapisi dengan permadani, dan dinding masjid dihiasi dengan dengan
kaligrafi ayat Al Qur’an, dan anak tangga dimasjid terdapat disebelah barat dan
timur masjid. Dan didalam masjid memiliki 12 tiang penyangga sehinga masjid ini
berdiri kokoh, tempat wudhu nya pun dibatasi antara laki-laki dan perempuan.
Masjid Agung Al makmur tempat nya beribadah umat
islam, masjid ini juga dijgunakan untuk perlangsungan akad nikah biasanya dalam
satu bulan mencapai 30 pasangan yangmelangsungkan ijab Kabul dimasjid ini. Umat islam yang
beribadah disini tergolong rame, lantaran tempatnya strategis buat disingahi
oleh orang lewat.
Uniknya lagi masjid ini pada saat bulan Ramadhan
selalu dipenuhi jamaah yang melangsungkan salat tarawih. Dan imam nya pun
diundang dari luar negara salah satunya adalah
Syeikh Hamman Tagelsil Abuzaid Mustafa dari Suddan selama 30 malam.
Tidak hanya salat tarawih saja tetapi salat malam di jam sepertiga malam sampai
menjelang subuh. Kebayangkan pada saat melansungkan salat tarawih disini terasa
seperti dimadinah karena dengan lantunan ayat yang dibawa oleh imam tersebut.
Ustadz Yusbi Yusuf (45) selaku pengarus Masjid Agung
Al Makmur mengatakan pada saat menjelang bulan Ramadan agenda yang selalu
dilakukan oleh panitia masjid adalah menyediakan 100 lebih porsi makanan yang
berasal dari sedekah setempat maupun dari jamaah yang datang tersedia setiap
hari. Makanan yang dimaksud bisa berupa nasi atau pun kanji sejenis bubur.
Warga yang datang berbuka puasa disini sekaligus menjadi jamaah magrib dan
salat tarawih setiap malamnya. Sebelum shalat tarawih dimulai, jamaah akan
mendengarkan ceramah lebih dahulu yang disampaikan penceramah hingga malam
terkahir rmadhan nanti.
.
Masjid Agung Al makmur ini ramai dikunjungi siapa
saja, apalagi menjelang bulan Ramadhan ini, sehari hari banyak aktivitas yang
bisa dilakukan dimesjid ini selain melakukan shalat fardhu berjamaah dan shalat
Sunnah. Selain itu banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus masjid
seperti kegiatan tarbiyah dan halaqah, yang sering dilakukan oleh masyarakat
disini dan juga melaksanakan zikir bersama.

No comments:
Post a Comment