Apa kabar KUE SEPIT ACEH ? - Aceh loen sayang

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Friday, June 15, 2018

Apa kabar KUE SEPIT ACEH ?





Aceh yang terkenal berbagai adat budaya dan adat istiadat yang berkembang smpai dengan makanan khas aceh salah satunya adalah kue semprong atau dalam Bahasa aceh disebut kue sepit adalah Kue yang dilipat berbentuk kipas dari lingkaran bulat menjadi bentuk segitiga yang diberi nama kue sepit dalam Bahasa aceh.
Dulu makanan khas Aceh ini dibuat dari bahan sagu, namun sekarang kue tersebut dibuat dari tepung ketan dan di campur dengan bahan yang lainnya, dikarenakan bahan sagu yang sulit di temui dan hapir tidak ada lagi kehidupannya di aceh dan juga di faktori oleh pengaruh budaya modern yang menjadi pengaruh perpindahan dasar pembuatan kue tersebut.
Dulu kue ini sering dipergunakan pada zaman nenek monyang terdahulu untuk santapan makanan sehari hari tidak hanya untuk persiapan lebaran saja. Tepatnya di Abdya kue ini sering ditemui ketika pada hari - hari tertentu seperti pada hari menjelang lebaran dan juga digunakan untuk hantaran kunjungan kematian pada 40 hari biasamya kue ini digunakan.
Sekarang ini makanan khas tersebut sudah hampir hilang dan menggingatnya pun sulit, mungkin karena cara pembuatannya yang terlalu sulit dan lama dengan cara dibakar ditempat adonan yang tipis, dan cara membuatnya perhitungan satu sendok satu adonan. Bahan – bahan dari kue ini sangat mudah yaitu kelapa yang sudah diparut, gula, tepung terigu , dan telur. Namun masyarakat aceh sekarang yang difaktorkan karena budaya modern yang dipermudahkan apalagi dengan hadirnya teknologi  membuat kue ini sukar didapat.
Nurhayati (54) adalah seorang ibu rumah tangga yang sering mebuat kue semprong, menjelang Ramadhan dia sangat menyukai kue ini karna bentuk dan rasanya yang renyah, dan dia sangat membudidayakan makanan khas aceh tempo dulu meskipun banyak berhadir kue yang lebih murah dan menarik kemasannya, yang banyak mengandung penyedap  dan bahan pengawet tapi ibu tiga anak ini mempertahankan supaya generasi kedepan tidak melupakan makanan khas tradisional ini.
Masyarakat saat ini apalagi generasi muda sudah melupakan makanan khas aceh tradisional ini. Karena sudah ada makanan terbaru yang terlalu di banggakan, padahal ini yang menyebabkan hilangnya khas buadaya setempat dikarenakan menerima budaya dari luar, nah sudah jadi tugas kita untuk mempertahankan dan melestarikan kebuadayaan bangsa seperti kue sepit yang manjadi khas budaya aceh.

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here